Ketahanan Nilai Kristen dalam Keluarga Era Digital

Kajian Sosiologi PAK atas Perubahan Sosial

Authors

  • Yafarman Zai Universitas Kristen Indonesia, Pascasarjana Pendidikan Agama Kristen Author

Keywords:

Era digital, Keluarga Kristen, Ketahanan Nilai Kristen, Perubahan sosial, Sosiologi PAK

Abstract

The development of digital technology has brought significant changes to the structure and dynamics of family life, including within Christian families, which serve as the primary foundation for faith education. The trends of globalization and digitalization are influencing communication patterns, parental authority, and spiritual practices within families. These conditions present new challenges to the resilience of Christian values, which were previously passed down through direct interaction and consistent faith practices. The phenomenon of increasing digital media use among family members indicates a shift in how faith values are understood and lived out. This study aims to analyze the resilience of Christian values within families in the digital age through the sociological perspective of Christian Religious Education (CRE) regarding social change. The method employed is qualitative, utilizing a literature review approach and sociological analysis of various relevant sources. Research findings indicate that the transformation of Christian values within families in the digital age requires the ability to adapt contextually to social change, with the resilience of values functioning as a dynamic adaptive system. Digital disruption presents significant challenges for faith education within the family, particularly in maintaining the consistency of spiritual practices and the authority of values. Therefore, a sociological approach to Christian Religious Education (CRE) becomes a crucial strategy for strengthening the resilience of Christian values through the integration of technology, dialogical family relationships, and faith formation relevant to the context of the times.

Abstrak

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam struktur dan dinamika kehidupan keluarga, termasuk dalam keluarga Kristen yang menjadi basis utama pendidikan iman. Arus globalisasi dan digitalisasi mempengaruhi pola komunikasi, otoritas orang tua, serta praktik spiritual dalam keluarga. Kondisi ini menimbulkan tantangan baru bagi ketahanan nilai-nilai Kristen yang sebelumnya diwariskan melalui interaksi langsung dan praktik iman yang konsisten. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan analisis sosiologis terhadap berbagai sumber relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi nilai Kristen dalam keluarga di era digital menuntut kemampuan adaptasi yang kontekstual terhadap perubahan sosial, di mana ketahanan nilai berfungsi sebagai sistem adaptif yang dinamis. Disrupsi digital menghadirkan tantangan signifikan bagi pendidikan iman dalam keluarga, khususnya dalam menjaga konsistensi praktik spiritual dan otoritas nilai. Oleh karena itu, pendekatan sosiologi Pendidikan Agama Kristen menjadi strategi penting dalam memperkuat ketahanan nilai Kristen melalui integrasi teknologi, relasi keluarga yang dialogis, dan pembinaan iman yang relevan dengan konteks zaman.

References

Erna Sari Agusta. “Pemanfaatan literasi digital keagamaan dalam menumbuhkan sikap moderasi beragama siswa.” Jurnal Lingkar Mutu Pendidikan, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan DKI Jakarta, 2024, 1–9.

Albi Anggito and Johan Setiawan. Metodologi penelitian kualitatif. CV Jejak (Jejak Publisher), 2018.

Alina Bărbuță, Cosmin Ghețău, and Mihai-Bogdan Iovu. “Digital technology and family dynamics.” Intersections, 2023, 120–44.

Fadila Rahma Batubara, Jihan Marwa Alya, Ezra Azzahra Hasibuan, Berlianti Berlianti, Jelle Geurts, and Aurelia Serbina Sitepu. “Dinamika Sosial Keluarga di Era Digital: Studi tentang Pola Komunikasi antara Orang Tua dan Remaja.” Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Komunikasi, Politeknik Pratama Purwokerto, 2025, 106–17.

Barbara Green Winslet Bessie, Hasanuddin Manurung, Barbara Green Winslet Bessie, and Hasanuddin Manurung. “Challenges and Opportunities of Christian Religious Education in the Digital Era.” International Perspectives in Christian Education and Philosophy, 2025, 1–10.

Esti Regina Boiliu and A Dan Kia. “Pendidikan Kristen Responsif Disrupsi: Integrasi Nilai Kristiani Dalam Transformasi Pendidikan Abad Ke-21.” Khatulistiwa, Politeknik Pratama Purwokerto, 2025, 56–73.

Fredik Melkias Boiliu and Meyva Polii. “Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Keluarga di Era Digital terhadap Pembentukan Spiritualitas dan Moralitas Anak.” IMMANUEL: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, Sekolah Tinggi Teologi Sumatera Utara, 2020, 76–91.

Vivien Burr. “Social Constructionism.” 2024.

Chanita Christie, Christofer Cahyadi, Djuwansah Suhendro P Stephanus, Lia Lesty S, and Lidiawati Lidiawati. “Peran Roh Kudus dalam Pendidikan Agama Kristen di Keluarga.” Redominate, Sekolah Tinggi Teologi Kerusso Indonesia, 2024, 44–52.

Ebenezer Gulo, Ester M Novitadesy, Meli Susanti Beli, et al. “Peran Guru PAK dalam Merancang Pembelajaran yang Mengintegrasikan Iman dan Kehidupan Siswa.” Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi, 2024, 44–56.

Imam Hidayat and Mukhamad Hamid Samiaji. “Shifting the Way the Public Forms Religious Understanding in the Era of Digital Disruption.” 2025.

Angel Pengkhotbah Taromali Hulu, Yeremia Hia, Angel Pengkhotbah Taromali Hulu, and Yeremia Hia. “Penginjilan Kepada Kaum Apatis: Menerapkan Prinsip Fleksibilitas Dari 1 Korintus 9:19-27.” Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi, 2025, 367–78.

Yasni Hellen Lae. “Digital Transformation and Challenges in Christian Religious Education: A Critical Perspective.” Journal Didaskalia, Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Surabaya, 2025, 1–10.

Aini Azeqa Ma’rof and Haslinda Abdullah. “Faith in the Digital Era.” Advances in computational intelligence and robotics book series, IGI Global, 2025, 227–58.

Christian Ade Maranatha, Ester Agustini Tandana, Christian Ade Maranatha, and Ester Agustini Tandana. “Digital Faith Formation and Christian Religious Education Teachers’ Leadership in 21st-Century Learning.” 2025, 41–56.

Nilka Nilka, Nensy Patabang, Tikayani Patodingan, Arlin Sidakka, and Derli Kendek. “Pengaruh Manajemen Pendidikan Agama Kristen dalam Edukasi Keluarga Kristen di Jemaat Tengko Klasis Walendrang Timur.” Tri Tunggal, Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama Dan Filsafat Indonesia, 2025, 286–96.

Novri Novri, Gita Lestari, and Vincen Tonapa. “Pendidikan Agama Kristen (PAK) Berperan sebagai Dasar Moral dalam Membentuk Karakter Remaja di Era Digital.” 2025, 178–91.

A S Nuradinov. “Family values and their transformation in the digital environment: intergenerational aspect and family well-being.” 2025, 127–48.

Muhamad Sidik Pramono, Tony Tampake, Izak Y M Lattu, and Adlan Christember Molewe. “Peter L. Berger and Thomas Luckmann’s social construction of the institutionalization of tolerance values in the Nyadran Perdamaian tradition.” Al Ma’arief, Institut Agama Islam Negeri Parepare, 2024, 49–61.

Benjamin Grant Purzycki and Richard Sosis. “The Religious System as Adaptive: Cognitive Flexibility, Public Displays, and Acceptance.” Springer, Berlin, Heidelberg, 2009, 243–56.

Ilda Riskia, Nurhayati Nurhayati, Sita Awalunnisah, and Durrotunnisa Durrotunnisa. “Pengaruh Keterlibatan Orang Tua dalam Pembelajaran Digital terhadap Perkembangan Nilai Keagamaan Anak Usia Dini.” Jurnal obsesi : jurnal pendidikan anak usia dini, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, 2025, 2162–71.

Sioratna Puspita Sari and Jessica Elfani Bermuli. “Etika Kristen dalam Pendidikan Karakter dan Moral Siswa di Era Digital [Christian Ethics in Teaching Character and Moral for Students in the Digital Era].” Universitas Pelita Harapan, 2021, 46–63.

Sariyanto Sariyanto, Petrus Baela, Sri Tuminah, and Jumadi Budi Santoso. “Tinjauan Mengenai Persahabatan Sejati Berdasarkan Pengkhotbah 4:9-10 di Era Disrupsi.” 2025, 79–97.

Alfons Renaldo Tampenawas, Semuel Selanno, Alfons Renaldo Tampenawas, and Semuel Selanno. “Lebih dari Sekedar Kumpul: Pembinaan Kristiani dalam Persekutuan Mengukir Identitas Pemuda.” Kardia, 2025, 89–104.

Frendling Juliaman Telaumbanua, Olis Olis, Frendling Juliaman Telaumbanua, and Olis Olis. “Implementasi Pendidikan Pembelajaran Agama Kristen Adaptif Dalam Menghadapi Tantangan Teknologi Pendidikan.” Jurnal Silih Asah, 2025, 92–103.

Gilang Angesta Bekti Wibowo and Candrika Kumala Tungga. “Kehangatan yang memudar: studi kasus keterbatasan interaksi sosial dalam keluarga di era digital.” Ezra Science Bulletin, Kirana Publisher, 2024, 810–14.

Tantri Yulia, Simon Simon, and Tjutjun Setiawan. “Spiritualitas jemaat dan ketahanan iman di masa krisis sosial: perspektif teologi pastoral.” MANNA RAFFLESIA, 2025, 284–300.

Sozanolo Zamasi, Stenly Reinal Paparang, and Rajiman Andrianus Sirait. “Mempertahankan Integritas Moral:Etika Kristen dalam Pendidikan Agama di Era Digital.” Luxnos : Jurnal Sekolah Tinggi Teologi Pelita Dunia, Sekolah Tinggi Teologi Pelita Dunia, 2024, 141–57.

Downloads

Published

2025-02-28